Rudi Alfahri Rangkuti: Masyarakat Sangat Resah, Tindak Tegas Aksi Begal Di Kota Binjai
Dalam keterangannya pada Minggu (10-05-2026), Rudi menyatakan keresahannya terhadap situasi keamanan di Kota Binjai yang belakangan ini semakin mengkhawatirkan. Tidak hanya aksi begal, tetapi juga pencurian, perampokan, maling kendaraan, hingga tindak kriminal lainnya yang disebut semakin meresahkan masyarakat.
“Ini tidak bisa dianggap biasa lagi. Kota Binjai sudah darurat kriminalitas. Bukan hanya begal, tapi maling, rampok, pencurian kendaraan dan berbagai aksi kejahatan lainnya sudah membuat masyarakat takut beraktivitas. Kota Binjai juga sudah tidak nyaman lagi bagi masyarakat,”ujar Rudi, wakil rakyat Dapil Sumut 12 Binjai Langkat, ini
Keresahan itu, kata Rudi, semakin diperparah dengan peristiwa begal terbaru yang terjadi di kawasan Jalan Umar Baki, Kelurahan Payaroba, Kecamatan Binjai Barat, Kamis malam. Dalam kejadian tersebut, seorang wanita asal Stabat menjadi korban kawanan begal bersenjata tajam saat melintas seorang diri menggunakan sepeda motor.
Korban disebut dipepet empat pelaku yang menggunakan dua sepeda motor sebelum merampas barang-barang miliknya sambil mengacungkan celurit dan kelewang. Akibat kejadian itu, korban mengalami trauma dan kerugian materi berupa telepon genggam, dompet, hingga kendaraan bermotor.
Rudi meminta aparat kepolisian meningkatkan patroli rutin di kawasan rawan kejahatan, termasuk jalan lintas, pusat keramaian, kawasan permukiman, dan titik-titik minim penerangan.
“Kepolisian harus hadir memberi rasa aman. Jangan sampai masyarakat merasa tidak terlindungi di kotanya sendiri. Pelaku kejahatan harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,”katanya.
Menurut Rudi, langkah penindakan harus segera dilakukan karena umat Islam dalam waktu dekat akan merayakan Hari Raya Idul Adha. Ia menilai momentum hari besar keagamaan biasanya diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat sehingga potensi tindak kriminal juga dapat meningkat apabila tidak diantisipasi sejak dini.
“Menjelang Idul Adha aktivitas masyarakat pasti meningkat, baik di pusat perbelanjaan, pasar maupun jalanan. Karena itu aparat harus bergerak cepat agar masyarakat bisa menjalankan ibadah dan merayakan hari raya dengan aman dan nyaman,”tegasnya.
Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menekan angka kriminalitas di Kota Binjai. Menurutnya, persoalan keamanan tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kenyamanan dan stabilitas sosial masyarakat.
Selain itu, Rudi menghimbau masyarakat agar tetap waspada, menghindari bepergian sendirian pada malam hari, menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Kita berharap Kota Binjai kembali aman dan kondusif sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang tanpa dihantui rasa takut akibat maraknya aksi kriminalitas,”pungkasnya.
(SuDharTar)

Tidak ada komentar