Breaking News

Ketum KDM Nusantara H. Mursali Bachtiar Tegaskan Dedi Mulyadi Masih Kader Gerindra


Jawa Barat,Majalahkriptantus.com-Ketua Umum Komunitas KDM Nusantara, H. Mursali Bachtiar, meluruskan kabar yang beredar di media sosial mengenai isu kepindahan Dedi Mulyadi ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Senin (5/10/26).

Bachtiar menegaskan, informasi yang menyebut Dedi Mulyadi akan berpindah partai tersebut tidak benar. Ia meminta jajaran pengurus dan kader Komunitas KDM Nusantara agar tidak mudah mempercayai informasi yang beredar tanpa memastikan sumber dan kebenarannya.

Menurut Bachtiar, hingga saat ini Dedi Mulyadi masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra. Dedi juga masih menjalankan tugasnya sebagai anggota Dewan Pembina Partai Gerindra.

"Rumor yang beredar luas di media sosial itu tidak benar. Sampai saat ini Kang Dedi Mulyadi masih sebagai kader Partai Gerindra dan menjabat sebagai anggota Dewan Pembina," ujar Bachtiar.

Ia mengatakan, isu tersebut juga telah diklarifikasi langsung oleh Dedi Mulyadi. Selain itu, pihak PSI disebut telah membantah kabar mengenai rencana kepindahan Dedi Mulyadi ke partai tersebut.

Bachtiar pun mengingatkan pengurus DPD dan DPC KDM Nusantara untuk lebih cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang di media sosial. Menurut dia, setiap informasi perlu diperiksa terlebih dahulu sebelum disebarluaskan atau ditanggapi.

"Rekan-rekan di jajaran DPD maupun DPC harus mencari informasi secara cerdas dan cermat. Mana berita yang benar dan mana yang bohong harus bisa dibedakan," katanya.

Ia menilai penyebaran informasi yang belum terverifikasi berpotensi memicu kegaduhan dan mengadu domba. Karena itu, kader diminta tidak memberikan respons berlebihan terhadap isu yang belum memiliki dasar yang jelas.

Bachtiar juga menduga rumor tersebut sengaja dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk memengaruhi citra dan elektabilitas Dedi Mulyadi. Ia meminta seluruh jajaran Komunitas KDM Nusantara tetap solid dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum terbukti kebenarannya.

"Kalau rumor seperti ini terus berkembang, tentu yang dirugikan adalah Kang Dedi Mulyadi. Karena itu, kita harus melihat siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan dari munculnya isu tersebut," ujarnya.

Ia berharap para kader dan simpatisan Komunitas KDM Nusantara mengedepankan sikap kritis serta tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi. Menurutnya, menjaga soliditas organisasi jauh lebih penting dari pada ikut terseret dalam polemik di media sosial.

Reporter:red


Tidak ada komentar