Breaking News

SWI Karawang Soroti Dugaan Mekanisme Pembangunan Revitalisasi SDN II Sumurgede Cikul Yang Terkesan Di Borongkan


Karawang, Majalahkriptantus.com-Dugaan Diborongkan tentang Realisasi Pelaksanaan pembangunan proyek pekerjaan revitalisasi satuan pendidikan SD Negeri Sumurgede 2 kecamatan Cilamaya kulon Kabupaten Karawang Jawa Barat, semakin jadi sorotan publik. Selasa 21 Juli 2026

Dengan jumlah anggaran terlihat data di papan informasi proyek, kegiatan ini merupakan bagian dari Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026, dengan jumlah senilai Rp.746.084.962. ( tujuh ratus empat puluh enam juta, delapan puluh empat ribu, sembilan ratus enam puluh dua rupiah ).

Indikasi mekanisme pekerjaan pembangunan gedung tersebut dilaksanakan di pihak ketiga ( 3 ) kan, karena pengakuan pekerja ia orang purwakarta sementara itu secara juklak juknis nya harus swakelola.

Dari keterangan di lokasi beberapa guru saat di tanya terkait dengan pekerjaan itu, enggan berkomentar, hanya mengarahkan langsung ke kepala sekolah.

Sementara salah seorang pekerja berinisial ( F )  saat di temui awak media ia mengatakan.”Yang kerja semuanya 11 orang Saya jauh dari Purwakarta pak jadi, saya sama rekan nginep di sini.”Ucapnya.

Selanjutnya awak media menemui salah seorang pekerja yang enggan di sebutkan namanya ia mengatakan.”Saya orang sini cuman sendiri yang lain orang Purwakarta, tinggal di sini paling kalo pulang aplusan dan yang sekarang  tidur di dalam itu lagi tidak enak badan pak”Katanya.

Kepala sekolah tidak ada di tempat. selanjutnya tim media menghubungi melalui via Whatsap nya kepsek membalas.”Nanti weh pa pengen dijelasin mah kalau ada saya tibang ge bangunan baru mulai, kalau udah 50 atau 70 %.”Balasnya, entah apa yang di maksud.

Disisi lain “Drs. Wawan Setiawan Natakusumah, M.M. kepala dinas dan kebudayaan ( Disdikpora ) kabupaten Karawang saat di minta tanggapan terkait dugaan pekerjaan tersebut ia menjawab.”Kalo memang dugaan tersebut benar akan tindak lanjut, untuk kewenangan sanksinya ada di kementrian, karena anggarannya juga dari pusat.”Jawabnya

Sementara Kabid Dikdas kabupaten Karawang, Yanto saat di mintai tanggapan oleh awak melalui via wahatsaapnya ia membalas.”coba bapa konfirmasi ke Kabid Sapras.”Balasnya dengan singkat.

Menanggapi hal tersebut Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI)DPD Kabupaten Karawang angkat bicara,  Menurutnya, kepala sekolah memiliki peran sentral sebagai penanggung jawab satuan pendidikan. Kehadiran kepala sekolah dilingkungan kerja sangat penting, terutama saat sekolah sedang melaksanakan program pemerintah yang menggunakan anggaran negara dan membutuhkan pengawasan secara langsung.

SWI berharap kepada instansi yang berwenang supaya tidak mentolerir kepala sekolah yang mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya.

“Apabila ke depan masih ditemukan kepala sekolah yang tidak disiplin, sering tidak berada di sekolah tanpa alasan yang jelas, atau lalai dalam menjalankan tugasnya, maka kepada pihak yang kompeten bisa evaluasi dan diberikan tindakan tegas sesuai ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

SWI meminta seluruh kepala sekolah dapat menunjukkan komitmen dan profesionalisme dalam menjalankan amanah yang diberikan. Terlebih, pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah saat ini membutuhkan pengawasan yang maksimal guna menjamin kualitas pekerjaan serta tercapainya tujuan pembangunan pendidikan di Kabupaten Karawang.

Pernyataan tersebut menjadi peringatan bagi seluruh kepala sekolah agar lebih aktif, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas, khususnya di tengah berlangsungnya program revitalisasi yang menjadi salah satu upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan dasar.

Tim awak media akan terus mengkonfirmasi ke berbagai unsur termasuk ke dinas-dinas terkait untuk pemberitaan selanjutnya.

Supaya ada kepastian hukum dan sanksi bagi oknum Kepsek Sumurgede 2, yang melakukan, tindak dugaan penyalahgunaan wewenang. 

(JS & Tim)

Tidak ada komentar