Breaking News

Diduga Papan Proyek Tak Terpasang, K3 Disorot: Pembangunan SDN Medangasem I Tuai Pertanyaan Publik

KARAWANG, Majalahkriptantus.com — Sorotan terhadap pekerjaan pembangunan/rehabilitasi SDN Medangasem I kembali mengemuka. Selain aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keberadaan papan informasi proyek juga menjadi perhatian publik karena hingga saat ini papan informasi tersebut belum terlihat terpasang di lokasi pekerjaan.

Berdasarkan pantauan wartawan pada Senin (26/8/2026), aktivitas pekerjaan konstruksi di lingkungan SDN Medangasem I masih berlangsung. Namun, papan informasi yang menjadi sarana transparansi kepada masyarakat terkait sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, hingga waktu pelaksanaan pekerjaan belum terlihat di lokasi.

Saat dikonfirmasi mengenai keberadaan papan informasi proyek, seorang pekerja di lokasi menyampaikan bahwa sebelumnya memang terdapat papan informasi, namun terdapat kesalahan dalam proses pencetakan sehingga papan tersebut tidak dapat digunakan. Menurut keterangan pekerja, hingga saat ini papan informasi yang baru belum datang atau belum kembali dipasang di lokasi, cetus salah satu pekerja.

Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan, terlebih berdasarkan pantauan wartawan, aktivitas pekerjaan disebut telah berjalan sekitar lima hari, sementara papan informasi proyek belum juga terlihat terpasang.

Padahal, keberadaan papan informasi proyek penting sebagai bentuk keterbukaan kepada masyarakat, khususnya untuk mengetahui identitas pekerjaan, sumber pembiayaan, nilai kontrak, pelaksana, serta jangka waktu pelaksanaan.

Selain persoalan transparansi, aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi sorotan. Dari dokumentasi di lokasi, terlihat seorang pekerja melakukan aktivitas pada bagian atas bangunan dan rangka atap dalam posisi bekerja di ketinggian. Namun, perlengkapan keselamatan untuk mengantisipasi risiko jatuh, seperti helm, full body harness atau sistem pengaman jatuh, tidak terlihat dalam dokumentasi tersebut.

Kondisi ini patut menjadi perhatian serius karena proyek berada di lingkungan sekolah yang tentunya memiliki aktivitas lebih padat di jam sekolah seperti siswa, guru, maupun masyarakat di sekitar area pekerjaan.

Pekerjaan pembangunan fasilitas pendidikan semestinya tidak hanya berorientasi pada percepatan penyelesaian fisik, tetapi juga harus memperhatikan aspek keselamatan pekerja serta dan keamanan lingkungan sekolah.

Publik pun berharap pihak pelaksana maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai sumber anggaran, nilai kontrak, nama pelaksana, spesifikasi pekerjaan, alasan papan informasi belum terpasang, serta bagaimana penerapan standar K3 selama pekerjaan berlangsung.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak pelaksana maupun instansi yang bertanggung jawab masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut terkait persoalan tersebut.

Informasi ini merupakan hasil pantauan lapangan dan konfirmasi awal kepada pekerja, tidak terpasangnya papan informasi sebagaimana pantauan di lapangan serta kondisi penggunaan perlengkapan K3 dalam dokumentasi belum dapat disimpulkan sebagai pelanggaran sebelum adanya klarifikasi dan pemeriksaan dari pihak berwenang.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak pelaksana maupun instansi terkait sesuai prinsip pemberitaan berimbang, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.


Reporter: Tim

Tidak ada komentar