Pemilihan Calon BPD Desa Bojongsari Kedung Waringing Bekasi, Diduga Kuat Pihak Panitia Lakukan Siasat Kotor, Bupati Diharap SIDAK
Dua calon diketahui sudah menyerahkan surat pengunduran diri kepada panitia penyelenggara. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Panitia kepada awak media. Ia menjelaskan, pihaknya akan memproses surat pengunduran diri. Panitia sudah menetapkan nomor urut masing-masing calon dan surat undangan pemilihan pun sudah disebarkan ke seluruh warga.
“Iya, kami panitia akan memproses pengunduran diri dua calon BPD ini,” ujar (KSM) Ketua Panitia. 13/05/2026
Dengan dasar tersebut kecurigaan mendalam dilontarkan oleh (HS) warga Dusun dua yang terus memantau jalannya proses ini. Menurutnya, ada hal yang sangat janggal dan mencurigakan dari langkah kedua calon tersebut. Ia menduga kuat pengunduran diri ini dikendalikan pihak tertentu demi kepentingan politik, dengan modus uang suap demi kesepakatan harus mundur dari pencalonan pemilihan BPD.
Diperkuat dengan salah satu komentar warga Dusun 2 Bojongsari inisial (U) nomor urut dan surat undangan hak pilih sudah di sebar.
" aturan saya nyoblos sekarang informasinya jadi tidak bisa nyobolos, karena ada bahasa AKLAMASI," ucap (U) dengan nada sedih.
Saat di konfirmasi calon BPD inisial R oleh HS dugaan adanya money politik dengan angka yang sangat fantastik. Namun R mengatakan,
" tidak sebesar itu angkanya," ungkap (R) keceplosan. Diduga kuat calon BPD inisal (R) telah menerima uang suap pengunduran diri sebagaia calon BPD.
Dengan adanya dugaan permainan kotor dan Maney politik didalam proses Pemilihan calon BPD yang syarat kejanggalan dan penyelewengan oleh oknum panitia, HS sebagai warga masyarakat berharap Bupati Bekasi SIDAK ke Desa Bojongsari, dan memberikan sanksi tegas bilamana terbukti kecurangan dalam proses pemiliha calon BPD.
(Tim)

Tidak ada komentar