Pemko Binjai Tegaskan Komitmen Pendidikan Bermutu Untuk Semua, Pada Peringatan Hardiknas 2026
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Binjai membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia yang memuat pesan penting terkait transformasi kualitas pendidikan nasional. Mengusung visi *"Pendidikan Bermutu untuk Semua,”* peringatan Hardiknas tahun ini menekankan pentingnya implementasi pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning) sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), dimulai dari ruang kelas.
Dalam sambutan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah juga memaparkan lima kebijakan strategis yang tengah diakselerasi pemerintah.
* Pertama,
Revitalisasi fisik dan digital satuan pendidikan. Pada 2025, pemerintah telah merevitalisasi 16.167 satuan pendidikan serta mendistribusikan papan interaktif digital (PID) ke lebih dari 288.000 sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang modern dan nyaman.
* Kedua,
Peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru. Guru ditegaskan sebagai agen peradaban, dengan dukungan berupa beasiswa sebesar Rp3.000.000 per semester bagi guru yang belum berkualifikasi S1/D4, serta peningkatan tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer langsung setiap bulan.
* Ketiga,
Penguatan karakter peserta didik melalui budaya ASRI (aman, sehat, resik, indah). Program pendukung seperti makan bergizi gratis (MBG) dan *“7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat”* (7KAIH) menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter siswa.
* Keempat,
Peningkatan literasi dan numerasi, serta penguatan pendidikan berbasis sains dan teknologi (science, technology, engineering, and mathematics atau STEM), termasuk melalui pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) sebagai instrumen evaluasi mutu pendidikan nasional.
* Kelima,
perluasan akses pendidikan inklusif, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) serta mereka yang menghadapi kendala ekonomi dan geografis, melalui penyediaan sekolah terbuka dan pendidikan jarak jauh.
Walikota Binjai dalam penyampaiannya menegaskan bahwa keberhasilan implementasi kebijakan tersebut memerlukan dukungan tiga aspek utama, yaitu mindset (pola pikir) yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus.
“Pendidikan bukan sekadar angka-angka kuantitatif, melainkan proses tulus untuk memanusiakan manusia. Sesuai ajaran Ki Hajar Dewantara, kita harus mengedepankan sistem among yaitu asah, asih, dan asuh,”ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Binjai berkomitmen menyelaraskan kebijakan pusat dengan kearifan lokal guna menciptakan ekosistem pendidikan yang aman dari perundungan dan kekerasan, serta melahirkan generasi emas Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan dari siswa-siswi SD dan SMP se-Kota Binjai. Acara dimeriahkan dengan tari Aceh oleh siswa SMP Negeri 9 Binjai, drama musikal anti perundungan dari SD Negeri 026602 Kecamatan Binjai Selatan, penampilan pencak silat dari SD Negeri 024757 Kecamatan Binjai Timur, serta fragmen tari *“Rukun Sama Teman”* dari SD Swasta Permata Bangsa Kecamatan Binjai Utara.
Selain itu, turut ditampilkan kegiatan story telling oleh siswa SD Negeri 027143 Kecamatan Binjai Barat dan tari daerah dari siswa SD Negeri 95/96 Kecamatan Binjai Kota.
Upacara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Binjai Hj. K. Gusuartini Br. Surbakti, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., perwakilan Kodim 0203/Langkat, Sekretaris Daerah Kota Binjai Chairin F. Simanjuntak, S.Sos., M.M., Kepala Dinas Kominfo Kota Binjai Muhammad Ikhsan Siregar, SH., MH., Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai Sofyan Saputra Siregar, S.STP., M.AP., Kepala SMP Negeri 9 Binjai Dirman Siregar, perwakilan BNN Kota Binjai, perwakilan Lapas Kota Binjai, para pimpinan OPD, camat dan lurah se-Kota Binjai, perwakilan TP PKK Kota Binjai, serta para kepala sekolah dan guru tingkat SD dan SMP, beserta tamu undangan lainnya.
(SuDharTar)

Tidak ada komentar