Breaking News

Rehabilitasi SDN 4 Kertamukti Diduga Curangi Material, Ukuran Besi Jauh Dibawah Standar Keselamatan

Karawang,Majalahkriptantus.com-Pelaksanaan proyek rehabilitasi ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menuai sorotan publik. Proyek yang dikerjakan oleh pihak kontraktor tersebut diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan kriteria yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) serta gambar perencanaan teknis.(01/08/2026)

Dugaan pelanggaran spesifikasi tersebut terungkap dari temuan penggunaan material fisik bangunan di lapangan, khususnya pada bagian struktur besi sloof balok dan bekel (cincin). Ukuran besi yang dipasang oleh pihak pelaksana disinyalir jauh lebih kecil dari standar mutu yang seharusnya ditetapkan untuk bangunan fasilitas pendidikan demi menunjang keselamatan siswa.

Saat dikonfirmasi oleh media, salah seorang pekerja di lokasi membenarkan bahwa dirinya hanya memasang material yang telah disediakan oleh pihak pemborong tanpa mengetahui detail perencanaannya. Menurut pengetahuannya sebagai pekerja lapangan, proyek konstruksi sejenis umumnya menggunakan besi berdiameter 12 milimeter (mm) untuk sloof balok utama dan besi 6 mm untuk begel cincin.

Guna memastikan keterangan tersebut, dilakukan pengukuran langsung terhadap material fisik yang berada di lokasi pembangunan. Hasil pengukuran menunjukkan adanya perbedaan ukuran yang signifikan; pihak penyedia jasa terbukti menggunakan besi sloof berukuran 10 mm dan besi cincin berukuran 3 mm, yang dinilai tidak sesuai dengan standar teknis bangunan infrastruktur sekolah.

Menanggapi hal tersebut, Junaedi, perwakilan Divisi Investigasi LSM GMBI Distrik Karawang, menyesalkan tindakan penyedia jasa yang disinyalir sengaja mengurangi volume dan spesifikasi teknis demi menekan biaya. Pengurangan mutu material tersebut dinilai sangat berbahaya karena secara langsung menurunkan kualitas daya tahan dan keamanan bangunan sekolah dalam jangka panjang.

Atas temuan ini, dinas terkait beserta konsultan pengawas diminta untuk lebih ketat dan responsif dalam menjalankan fungsi pengawasan di lapangan sesuai dengan tupoksinya. Pengawasan yang transparan amat penting agar pengerjaan rehabilitasi SDN 4 Kertamukti benar-benar menghasilkan konstruksi yang aman, berkualitas, serta sepenuhnya mengacu pada RAB dan gambar kerja yang sah.


(Tim)

Tidak ada komentar