Bersama Puluhan Simpatisan Iringi Umi Sopiah Mendaftar Balon Kepala Desa Warnai Geliat Politik Desa Karangjaya Pedes
Pendaftaran Umi mendapat perhatian dari sejumlah warga dan simpatisan. Mereka mengiringi menuju lokasi pendaftaran dengan berjalan kaki sebagai bentuk dukungan terhadap langkahnya mengikuti tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karangjaya.Antusiasme tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa kontestasi Pilkades Karangjaya mulai mendapat perhatian masyarakat. Namun demikian, dukungan yang terlihat dalam proses pendaftaran tentu belum dapat dijadikan ukuran hasil pemilihan, mengingat keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat melalui mekanisme pemilihan yang telah ditetapkan.
Dalam keterangannya, Sopiah menyampaikan keinginannya untuk membawa Desa Karangjaya ke arah yang lebih baik apabila mendapat kepercayaan masyarakat.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun desa agar semakin maju, aman, dan sejahtera.
“saya bersama warga Desa Karangjaya untuk membangun desa. Kita bisa menuju Desa Karangjaya yang lebih maju, aman dan sejahtera,” tegasnya.
07/09/2026
Pernyataan tersebut menjadi modal awal bagi Umi dalam memperkenalkan visi adalah bersama membangun Integritas kepemimpinan dan Kepedulian, hingga bisa tercipta rasa Amanah, loyalitas dalam Bermasyarakat. Demi kemajuan Desa menuju masyarakat sejahtera, khususnya kepentingan para petani.
Namun, dalam konteks pemilihan kepala desa, visi dan slogan pembangunan idealnya tidak berhenti pada pernyataan umum. Masyarakat juga memiliki ruang untuk menilai lebih jauh mengenai program kerja, kemampuan calon, rekam jejak, serta sejauh mana gagasan yang ditawarkan dapat menjawab persoalan nyata di Desa Karangjaya.
Sementara itu, Panitia Pemilihan Kepala Desa Karangjaya melalui, Isa Amsori menyampaikan bahwa pendaftaran bakal calon kepala desa telah dijadwalkan pada hari kerja.
Isa Amsori memaparkan proses pendaftaran dilaksanakan Senin hingga Jumat mulai pukul 08.00 WIB sampai 16.00 WIB. Dari tanggal 02 hingga 15 September 2026, dengan empat calon diantaranya, Anto, Aca, Daud dan Sopiah.
Ketentuan waktu tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga agar seluruh bakal calon memperoleh kesempatan yang sama untuk mengikuti tahapan pendaftaran sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia.
" Alhamdulillah tahapan calon Kepala Desa Karangjaya berjalan lancar, yang nantinya akan di masukan dan di verifikasi oleh pihak kecamatan. Walau persyaratan nya rata rata mencapai 70 persen, sisa yang 30 persen yang belum di lengkapi yaitu diantaranya surat keterangan kesehatan, narkoba, dan pengadilan," terang Isa Amsori.
Lebih lanjut Isa mengatakan dengan dibukanya tahapan pendaftaran, dinamika Pilkades Karangjaya diperkirakan akan semakin berkembang. Munculnya sejumlah bakal calon juga akan memberi masyarakat lebih banyak pilihan dalam menentukan figur yang dinilai paling mampu memimpin pemerintahan dan pembangunan desa untuk periode 2026–2034.
Bagi masyarakat, tahapan pendaftaran bukan sekadar seremoni politik. Momentum tersebut seharusnya menjadi awal dari proses demokrasi desa yang sehat, terbuka, dan mengedepankan adu gagasan serta program. Kepala desa yang terpilih bukan hanya dituntut mampu memenangkan suara, tetapi juga harus mampu mempertanggungjawabkan kepercayaan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan desa yang transparan, pelayanan publik yang baik, serta pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan warga yang tidak mampu.
Reporter:(JS)

Tidak ada komentar