Breaking News

Asap Pembakaran Jerami di Wilayah Kecamatan Sliyeg Mengganggu Kenyamanan Masyarakat Sekitarnya

Majalahkriptantus.com
Pembakaran jerami di areal pesawahan yang berlebihan di wilayah kecamatan Sliyeg berdampak pada pengguna jalan dan warga sekitarnya.

Sudah menjadi kebiasaan habis panen, petani membakar jerami menjelang sore hari yang menimbulkan asap menyelimuti wilayah kecamatan Sliyeg, jelas pengguna jalan dan penduduk merasa terganggu adanya asap Jerami yang di bakar membuat mata pedih pengendara dan penduduk.

Waryo (57) warga desa Balongan ketika melintasi jalan dirinya merasa terganggu dengan adanya asap hasil dari pembakaran jerami tersebut. “Jelas ini menggangu pengendara, asap membuat mata menjadi pedih dan sesak pernapasan.” Terangnya.

Ia membawa istrinya menuju Sleman untuk silaturahmi di keluarganya, “saya dijalan terkena asap pembakaran Jerami di mulai dari tugu, Sliyeg, majasari, tambi, hampir sepanjang jalan menuju rumah saudara terkena asap.” Jelasnya.

Hal yang sama di alami Suratno (35) mengatakan, “Semalam saya merasakan asap dari pembakaran jerami sangat parah tidak seperti biasanya, dari Desa Gadingan sampai sambimaya semuanya tertutup asap.” Tegasnya.

Dirinya berharap agar pemerintah terkait memberikan solusi terbaik dalam pembakaran jerami dapat menemukan solusi. Dampak dari asap hasil pembakaran jerami tersebut jelas merugikan masyarakat yang menyebabkan penyakit gangguan pernapasan.

Misno

Tidak ada komentar