Bagja Bangun Persada Tanpa Dilengkapi Volume - majalahkriptantus.com - Menyajikan berita secara faktual, independent dan sesuai fakta.

Breaking News

Bagja Bangun Persada Tanpa Dilengkapi Volume


Karawang,Majalahkriptantus.com,-
Proyek Pembangunan yang didanai Pemerintah adalah hasil pajak duit Rakyat, manfaatnya harus terserap dengan sempurna oleh rakyat. Di antaranya yang dimanja oleh pemerintah sangat peduli terhadap dunia pendidikan, terbukti pemerintah pusat, Provinsi maupun kabupaten kini sedang Gencar Realisasi pembangunan sekolah-sekolah Dasar, baik Renovasi Ruangan gedung sekolah, Implacemetn, juga pemagaran sekolah.Jumat 15 Agustus 2025

Salah satunya yang Dapat proyek pemagaran sekolah yaitu SDN  Kutamukti II di Desa Kutamukti kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang, Provinsi Jawa Barat.

Proyek pemagaran yang bersumber dari APBD 2025 kabupaten Karawang yang dikerjakan rekanan melalui CV . BAGJA BANGUN PERSADA Bernomor kontrak  027.03.PPK/SPK/10234130000-Pokir/Pendas/VII/2025 Dengan nominal Rp. 189.338.000,-Masa kerja 60 (Enam Puluh) Hari Kalender Mulai tanggal (12 juli 2025 S/D 10 September 2025) Kejanggalan dipapan informasi tidak dicantumkan Volume Panjang dan Volume Tinggi.Ada apakah?

Warga masyarakat Lingkungan, seputar pembangunan pagar sekolah inisial (MW) merasa Bingung, Volume Panjang dan Volume Tinggi tidak dicantumkan di papan informasi. " Mestinya pihak pelaksana kerja CV Bagja Bangun Persada ternsaparan jangan ditutup tutupi,  karena pembangunan Didanai oleh Pemerintah Alias Duit Rakyat kami Warga masyarakat punya hak mengawasi," ujarnya.

Parahnya ketika Mandor ditanya siapa  Pemilik CV. BAGJA BANGUN PERSADA mandor (U) miris meringis, "Maaf pak saya tidak bisa menyebut pemilik CV, karena bos melarang memberitahukan "celetuknya.

Ada apa dengan pihak pemilik CV sehingga menyuruh mandor menyembunyikan siapa pemilik cv tersebut ? Apakah Anda siasat Korupsi kurangi Volume?

Dengan mengedepankan praduga tak bersalah adanya Papan Informasi tidak mencantumkan Volume, Nyaris Sisat Nakal maka senantiasa pihak Dinas Disdikpora dan inspektorat serta BPK sidak Evaluasi Lapangan. 

Sampai saat ini Awak media masih Menelusuri ke Berbagai pihak Guna hak jawab imbang.

 (Tim)

Tidak ada komentar