Kantor KNPI Terbengkalai, Pemko Binjai Diminta Ambil Alih Sementara
Binjai-Majalahkriptantus.com,-Kondisi Kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Binjai saat ini terlihat terbengkalai. Hal itu memicu dari berbagai kalangan pemuda.
Salah satunya datang dari Ibrahim Bazhier, yang masih menjabat sebagai Ketua Satma Ampi Kota Binjai sekaligus aktivisme mahasiswa dan kepemudaan.
Dalam pernyataannya, Minggu (24/08/2025), Ibrahim menilai bahwa kondisi kantor KNPI yang tidak terurus mencederai nilai perjuangan dan marwah organisasi kepemudaan di Kota Binjai.
"KNPI adalah simbol persatuan pemuda. Sangat menakutkan jika kantornya justru terbengkalai seperti sekarang. Ini mencerminkan ketidakpedulian atas aset bersama yang seharusnya dijaga,"ujar Ibrahim.
Ia menyebutkan, terbengkalainya gedung tersebut tidak terlepas dari adanya dualisme kepengurusan KNPI Binjai. Sehingga, diduga kuat tidak ada pihak yang mempertimbangkan kondisi bangunan tersebut. Hal ini, menurutnya, berpotensi membuka ruang kantor oleh masyarakat atau pihak-pihak yang tidak berkepentingan.
Sebagai bentuk kepedulian, Ibrahim mengusulkan agar Pemerintah Kota Binjai mengambil alih pengelolaan kantor KNPI untuk sementara waktu, sampai terbentuknya kepengurusan baru yang sah dan berkomitmen terhadap revitalisasi fungsi organisasi.
“Ini demi kebaikan bersama. Jangan sampai kantor yang seharusnya menjadi pusat aktivitas pemuda justru menjadi aset yang terlantar dan disalahgunakan,”tegasnya.
Ibrahim berharap, Pemerintah Kota Binjai dapat mengambil langkah cepat dan bijak dalam menyikapi persoalan ini agar kantor KNPI kembali dapat difungsikan sebagaimana mestinya, yakni sebagai pusat koordinasi dan aktivitas kepemudaan di Kota Binjai.
“Disaat Pemko Binjai mengambil alih, diharapkan dapat menjadi solidified sementara yang konstruktif demi menjaga marwah dan fungsi kantor KNPI sebagai rumah besar pemuda, serta mencegah terjadinya mencakup fasilitas yang berdampak negatif bagi citra organisasi kepemudaan di mata publik,”harapnya.
(SuDharTar)

Tidak ada komentar