Breaking News

Anjing Liar Diwaspada, Dispertan Bikin Racun

Baubau, Majalahkriptantus-Pemilik hewan peliharaan di Kota Baubau mesti waspada. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertan) akan melakukan eliminasi atau peracunan anjing liar selama lima malam.

Secara teknis, genosida anjing liar tersebut menggunakan umpan dari ikan bakar tanpa tulang diisi racun. Umpan disebar di lokasi sasaran yang sering atau dilaporkan menjadi tempat koloni binantang karnivora itu. Pelaksanaan eliminasi dijadwalkan 6-10 Maret 2023.

“Tadi pagi, kami sudah bikin umpan dari ikan yang dibakar baru dibuka tulangnya, kemudian siangnya mengisi racun di dalam ikan itu. Lalu, kita menyebar umpan beracun itu jam 10 malam,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispertan Baubau, drh Jusriati dikonfirmasi via wa, Sabtu (4/3).

Kata dia, penyebaran ikan bakar beracun tersebut berdurasi sekira 4-5 jam. Petugas eliminasi akan mensterilkan sisa-sisa umpan beracun pada pukul 03.00 – 04.00 Wita.

“Jam 3-4 subuh kita menyisir kembali jangan sampai masih ada umpan yang tercecer. Karena jangan sampai di siang hari, umpan itu dimakan kucing atau hewan ternak lain milik masyarakat,” ujarnya.

Jusriati mengakui, reaksi racun itu ditaksir cukup cepat. Anjing atau hewan lainnya bisa mati dalam tempo 0,5 – 1 jam pasca mengkonsumsi umpan tersebut. “Sasaran anjing, makanya kita laksanakan jam 10 malam,” imbuhnya.

Saat ini, menurut dia, jumlah anjing liar di Baubau diperkirakan mencapai kurang lebih 5.000 ekor. Belum ada cara lain, pihaknya perlu membasmi hewan itu karena berpotensi menularkan penyakit rabies dan membahayakan nyawa manusia yang digigitnya.

“Penular rabies ini sebenarnya ada empat yaitu anjing, kucing, monyet, dan kelelawar. Tapi yang meresahkan ini anjing. Kami banyak menerima laporan bahwa ada anjing memburu orang dan memakan ayam ternak. Anjing yang menularkan rabies ini biasanya akan mati dua pekan kemudian setelah menggigit manusia,” terangnya.

Lebih jauh, tutur dia, rencana pembasmian anjing liar tersebut telah dikoordinasikan dengan sejumlah instansi terkait yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Camat se-Kota Baubau.

"NS"

Tidak ada komentar