Breaking News

Mahasiswa Turun ke Jalan Demo Kantor Walikota Binjai

Binjai-Majalahkriptantus.com--Tak ingin kotanya digerogoti oleh "tikus-tikus berseragam dan berdasi," para mahasiswa memutuskan akan turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Walikota Binjai, Minggu (23/06/2024).

Aksi itu, akan digelar besok pagi, tepatnya Senin 22 Juni 2024. Mereka yang tergabung dalam Mahasiswa Peduli Kota Binjai (MPKB), akan turun ke jalan meneriakkan berbagai tuntutan kepada Walikota Binjai.

Terdapat 3 poin penting yang menjadi tuntutan para mahasiswa nantinya. Ketiga poin tersebut, berkaitan dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi di Dinas Perhubungan Kota Binjai.

Koordinator aksi, Rafli Nasution, dalam surat pemberitahuan aksi damai yang ditujukan kepada pihak kepolisian dan Pemko Binjai, menulis 3 poin tuntutan dari para mahasiswa di sana nantinya. 

Pertama, mahasiswa meminta agar Walikota Amir Hamzah, memerintahkan Inspektorat Kota Binjai, agar memeriksa pengelolaan anggaran di Dinas Perhubungan Kota Binjai Tahun Anggaran 2021-2023.

Kedua, mereka juga meminta, agar orang nomor satu di Kota Binjai itu, menandatangani surat Pemeriksaan Khusus (Riksus) kepada oknum pejabat yang diduga melakukan penyimpangan di Dinas Perhubungan Kota Binjai. 

Tuntutan terakhir, meminta Walikota segera mencopot Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Binjai, yang diduga terlibat dalam skandal jual beli proyek di dinas tersebut.

Masih dalam surat yang sama, mahasiswa memberi peringatan keras, jika Walikota Binjai tidak melaksanakan apa yang menjadi tuntutan rakyat dalam hal ini mahasiswa, mereka akan secara rutin berdemo di depan kantor Walikota setiap pekannya, hingga tuntutan tersebut terwujud.

Sebelumnya, para mahasiswa juga telah beberapa kali menggelar aksi demonstrasi, aksi pertama mereka gelar di depan Kantor Dishub Kota Binjai dan selanjutnya di depan Kantor Inspektorat Kota Binjai. Namun, dari kedua aksi tersebut, mahasiswa merasa tidak diindahkan. 

Di sisi lain, Kadishub Binjai Chairin F Simanjuntak, ketika dikonfirmasi para jurnalis aplikasi pesan WhatsApp pribadinya, terkait akan adanya aksi dari para mahasiswa tersebut, sampai dengan berita ini dipublikasikan tidak memberikan jawaban apapun.




                (SuDharTar)

Tidak ada komentar