Breaking News

Pelebaran Jalan Wilayah Kutamakmur Jadi Sorotan Ormas Gibas Cinta Damai.

Karawang, majalahkriptantus.com -  Pembangunan Infrastruktur yang lebih baik adalah harapan semua pihak, termasuk warga Desa Kutamakmur kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang, namun kejanggalan pekerjaan proyek pembangunan pelebaran jalan tersebut disoroti oleh warga setempat. 

Pasalnya pekerjaan proyek ini tanpa di pasang papan nama proyek dak pengerjaanya terbilang mangkrak, hal tersebut disampaikan salah satu warga setempat kepada awak media ini, ketika ditemui dilokasi kegiatan Pekerjaan proyek pembangunan pelebaran jalan, Selasa (2/7/24).

Ewon selaku warga dan Sekjen Gibas Cinta Damai Karawang menegaskan "Semestinya pihak pemborong atau kontraktor harusnya transfaran dengan memasang papan imformasi dilokasi proyek, Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2008 dan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan,” tegasnya.

Lanjut ia (Ewon) "Proyek pelebaran jalan di Desa kutamakmur kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang adalah proyek tak bertuan dan diduga kuat proyek tersebut belum memiliki SPK, kalau memang proyek tersebut sudah memiliki SPK kenapa tidak pasang papan proyek, atau CV pelaksananya tidak ada modal masih menunggu pengajuan pencairan yang 30% tuding Ewon Sekjen Gibas Cinta Damai Kabupaten Karawang.

Setelah ditelusuri bahwa nama pelaksana pelebaran jalan di Desa Kutamakmur kecamatan Tirtajaya kabupaten Karawang itu berisial H. UN dengan nama mandor inisial AG. Dengan adanya beberapa kali kejadian laka lantas, APH (Aparat Penegak Hukum) dalam hal ini Kepolisian harus segera memeriksa pihak pelaksana. Dan harus bertanggung jawab atas semua musibah yang terjadi, tutup Ewon Sekjen Gibas Cinta Damai.

Hingga berita ini terbit belum ada pihak pihak yang bisa di mintai keterangan.


(T2W / Tim).

Tidak ada komentar