GBKP Rg. Simpang Awas Binjai Merupakan Gereja Cagar Budaya Simbol Toleransi Rayakan Natal Tahun 2025 - majalahkriptantus.com - Menyajikan berita secara faktual, independent dan sesuai fakta.

Breaking News

GBKP Rg. Simpang Awas Binjai Merupakan Gereja Cagar Budaya Simbol Toleransi Rayakan Natal Tahun 2025

Binjai-Majalahkriptantus.com.Ribuan umat Nasrani memadati Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun (Rg) Simpang Awas, Jalan Dataran Tinggi, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, untuk mengikuti perayaan Natal, Kamis (25-12-2025). 

Tercatat sekitar 1.200 jemaat hadir dalam ibadah Natal yang berlangsung khidmat dan penuh sukacita itu.

GBKP Rg. Simpang Awas dikenal sebagai gereja tertua di Kota Binjai. 

Berdiri sejak 1962, bangunan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Keberadaannya yang berdampingan langsung dengan Masjid Agung Binjai menjadi simbol nyata toleransi dan kerukunan antarumat beragama di kota tersebut.

Ketua Majelis Runggun GBKP Rg. Simpang Awas Binjai, Pt Benyamin Tarigan, dalam sambutan natalnya mengajak jemaat menjadikan perayaan Natal sebagai momentum memperkuat iman dan harapan, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih dilanda berbagai bencana alam.

“Di suasana Natal yang penuh sukacita ini, kiranya seluruh jemaat dapat merasakan kehadiran Yesus Kristus yang membawa perubahan serta pengharapan akan masa depan yang lebih baik,”ujarnya.

Ia juga menyampaikan doa bagi masyarakat yang terdampak banjir di sejumlah wilayah, agar diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi cobaan.

Selanjutnya salah seorang, Penetua GBKP Rg  Simpang Awas Binjai, Pt. Eka Sinuraya, mengatakan,"Pihak gereja turut menggalang donasi dari jemaat sebagai bentuk kepedulian sosial. Bantuan tersebut disalurkan kepada warga terdampak banjir dalam bentuk paket sembako. Ini adalah wujud solidaritas dan kepedulian jemaat GBKP kepada saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah,”katanya.

Perayaan Natal tersebut juga dihadiri Anggota DPR RI, Bob Andika Sitepu. 

Ia berharap Natal dapat membawa damai dan sukacita, tidak hanya bagi umat Kristiani, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Semoga saudara-saudara kita yang terdampak banjir diberikan ketabahan dan selalu berada dalam lindungan Tuhan,”ucapnya.

Menurut Bob, aksi penggalangan bantuan yang dilakukan jemaat GBKP Simpang Awas mencerminkan semangat kebersamaan dan nilai kemanusiaan yang sejalan dengan makna Natal. 


(SuDharTar)

Tidak ada komentar