Dishub Binjai Pastikan 21 Juru Parkir Resmi Di Lapangan Merdeka
Binjai-Majalahkriptantus.com,Keresahan pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai memuncak setelah terjadi cekcok mulut antara seorang pedagang dan juru parkir (jukir) pada Minggu (16/11/2025).
Insiden tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial melalui unggahan akun "Putra Mahkota Sitepu".
Dalam video itu, seorang wanita yang juga pedagang memprotes keras adanya pungutan parkir terhadap pembelinya. Ia menuding pungutan tersebut sebagai parkir liar.
“Ini parkir liar. Di area sini gak ada parkir, tapi ada pengutipan,”ujar wanita itu dalam rekaman yang dilihat wartawan.
Lapangan Merdeka Binjai memang menjadi lokasi yang padat pengunjung setiap akhir pekan, baik untuk membeli makanan UMKM maupun menikmati suasana area publik tersebut. Kondisi ini membuat area parkir sering dipenuhi kendaraan dan rawan terjadi kesalahpahaman antara pedagang, pengunjung, dan jukir.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, Harimin Tarigan, yang baru menjabat, mengaku telah mengetahui persoalan itu. Ia menegaskan bahwa setiap kendaraan yang berhenti di tepi jalan umum sekitar Lapangan Merdeka memang dikenakan retribusi resmi sesuai ketentuan.
“Di sekitar Lapangan Merdeka terdapat juru parkir resmi yang ditugaskan memungut retribusi pelayanan parkir di tepi jalan umum. Berdasarkan Perda Kota Binjai Nomor 1 Tahun 2024, retribusi parkir dipungut terhadap pengguna jasa parkir di tepi jalan umum, termasuk area Lapangan Merdeka,”jelas Harimin, Rabu (19-11-2025).
Dishub Binjai mencatat ada 21 juru parkir resmi yang ditugaskan di kawasan tersebut.
Menanggapi isu kebocoran retribusi parkir, Harimin menyebut pihaknya akan melakukan pendataan ulang untuk memastikan semua proses berjalan transparan.
“Untuk penataan dan mencegah kebocoran retribusi, kami akan melakukan pendataan identitas, jumlah jukir resmi, lokasi pemungutan, dan memastikan seluruh retribusi disetor ke Kas Daerah Kota Binjai,”ujarnya.
Terkait cekcok yang viral, Dishub menilai hal itu hanyalah sebuah kesalahpahaman.
Harimin berharap semua pihak di Lapangan Merdeka, baik pedagang maupun juru parkir dapat bekerja sama menjaga ketertiban dan kenyamanan pengunjung.
“Pedagang dan jukir harus dapat bersinergi dalam mewujudkan ketertiban umum dan kelancaran lalu lintas,”pungkasnya.
(SuDharTar)

Tidak ada komentar